#Kolaborasoe : Di Balik Selembar Press Release

Tanggal 11 November 2014 lalu, Endank Soekamti resmi meluncurkan album keenamnya yang berjudul #Kolaborasoe. Berbeda dengan album-album sebelumnya, di album ini Endank Soekamti berkolaborasi dengan 14 kolaborator yang tidak hanya mencakup kalangan musisi tapi juga seorang stand up comedian dan juga tokoh animasi. Unik? Sudah pasti!

Sejak dulu memang Endank Soekamti dikenal dengan inovasi-inovasinya yang nggak pernah habis. Untuk keperluan launching dan promo ke media-media, sudah tentu diperlukan sebuah press release. Setelah sebelumnya sempat menunjuk JRX SID untuk menulis rilis album Angka 8, di album kali ini press release #Kolaborasoe ditulis oleh seorang wartawan musik yang cukup senior, Wendi Putranto, atau yang lebih dikenal dengan panggilan @wenzrawk.

Untuk bisa menggali lebih jauh tentang #Kolaborasoe, sebelum proses pembuatan rilis ini, Wendi melakukan sebuah interview jarak jauh dengan Erix Soekamti. Dari hasil tanya-jawab ini, bisa dilihat apa saja yang membuat album keenam ini unik, berbeda, inovatif dan pastinya sangat sayang untuk dilewatkan. Nggak perlu penasaran lebih lama lagi untuk tau seperti apa bentuk pertanyaan dan jawaban tersebut sebelum akhirnya diolah menjadi press release, di bawah ini kamu bisa menyimaknya secara keseluruhan dan orisinil untuk mengenal lebih jauh album #Kolaborasoe dari Endank Soekamti.

1) Dari mana awalnya ide/inspirasi membuat album kolaborasi seperti ini? 

Dalam mengeluarkan album baru, Endank Soekamti tidak hanya berfikir bagaimana membuat lagu-lagu yang enak, tapi juga berfikir bagaimana album ini bisa lebih efektif, inovatif, inspiratif, berpengaruh & melakukan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Dari sini muncul ide untuk melakukan cross market & regenerasi audience dengan mengajak kolaborasi band-band yang mungkin orang lain berfikir itu tidak mungkin dilakukan. CJR?? Cherrybelle?? Dan lain-lain… Jangankan kolaborasi dalam bermusik, dari segi management dan urusan legalnya aja orang pasti bilang gak mungkin bahkan gak kebayang.

Endank Soekamti adalah anak-anak daerah di bawah naungan Euforia Record (label mereka sendiri) yang mampu secara mandiri membuat gebrakan yang begini besar, membuat pasar yang besar, melibatkan banyak orang besar, memecahkan perkara-perkara besar, bahkan bersaing dengan label-label besar. Bukan tidak mungkin ini akan menjadi trigger untuk semua pelaku industri kreatif di daerah untuk yakin, pede dan mampu memperjuangkan apa yang mereka percaya dengan sangat mandiri. Nantinya band-band sudah gak lagi mimpi ke Jakarta mengajukan demo ke label-label besar. Bakal banyak band-band keren dari berbagai macam daerah bermunculan. Calon-calon mertua pun mulai percaya dengan masa depan anak band.

2) Mengapa ide kolaborasinya mengaransemen dan merekam ulang lagu hits dari artis/band tersebut?

Karena untuk melahirkan sesuatu yang baru & fresh itu harus ada sesuatu yang lama dan sudah gak seger lagi.

3) Mengapa bukan menciptakan sebuah lagu baru bareng misalnya?

Dari segi produksi sudah pasti workflownya ribet. Bagi-bagi royaltinya juga ribet. Efeknya? Sama, bahkan lebih. Karena orang sudah familiar dengan single-single yang kita pilih, mereka akan mendapat surprise dan pengalaman baru mendengar versi Kolaborasoe.

Yang terpenting dalam Kolaborasoe ini adalah sama-sama menjaga karakter masing-masing agar tidak hilang, justru menjadi 2 kekuatan bersama yang unik dan menarik.

4) Apa goals dari ES merilis album kolaborasi seperti ini? 

Endank Soekamti adalah band yang dibesarkan dengan spirit DIY Do It Yourself, di level ini kami sudah sangat berhasil membuktikan, seperti motto Endank Soekamti Merdeka dalam berkarya, mandiri dalam bekerja”.

Ternyata itu saja belum cukup, faktanya industri kreatif Indonesia gak bertambah menjadi lebih baik. Kita butuh Bersama-sama merdeka dalam berkarya, bersama-sama mandiri dalam bekerja”

Lets change DIY with DIT “Do it Together!

5) Siapa artis yang pertama kali dihubungin untuk proyek ini? Apa komentar mereka saat itu? Slank? Gigi? Naif? 

Sheila On 7. Rata-rata semua kolaborator yang kita tawarin bilang ASUUU!

Sayang sekali Sony Music tidak mengizinkan Sheila on 7 untuk berkolaborasi bareng kita. Ya sudah.. biarin mereka yang nyesel. 🙂

O ya… Di album ini bukan cuma artis, seperti biasa kita juga melibatkan Kamtis Family untuk berkolaborasi bersama Endank Soekamti dalam bentuk penjualan.

Tahun ini Endank Soekamti merilis buku lagi, bedanya tahun ini diterbitkan oleh Euforia Pustaka, penerbit yang kami dirikan sendiri, untuk merilis buku dengan bundling CD di dalamnya. Kami yang maunya lebih mandiri dan merdeka malah mendapat banyak potongan baik dari distributor maupun toko yang jumlahnya gak masuk akal untuk dilakukan. Keadaan seperti ini yang membuka pemikiran kami untuk memanfaatkan apa yang kita punya, yaitu komunitas fans yang sangat besar, yang sudah jelas mencintai & mensupport kami. Daripada potongan-potongan ini diberikan ke pihak-pihak industri yang sudah sangat besar, mendingan diberikan kepada komunitas.

DIT. Lets DO It Together!!!!

Hari ini kami merilis video untuk membentuk yang namanya AGEN KOLABORASOE!

Agen Kolaborasoe adalah solusi, terobosan yang mengajak komunitas itu sendiri untuk terlibat tidak hanya membeli tapi juga menjual. Di mana kelak mereka mereka yang serius bekerja untuk ini akan kita support menjadi professional reseller untuk menjual karya-karya lain Endank Soekamti, baik merchandise, CD, buku, boxset dan lain-lain. Bahkan agen-agen ini bakal bisa menjadi jalur distribusi baru untuk teman-teman pelaku industri kreatif yang lain juga (dari community untuk community). Long Live Kamtis Family!

Siapapun kamu, di manapun kamu! Mari bergabung, terlibat & berkolaborasi dengan kami .

Cp Koordinator #AgenKolaborasoe call MR Ahonk 08975057002.

(Video #AgenKolaborasoe sudah bisa ditonton di : http://youtu.be/JpMXJhioa-c )

6) Berapa lama album ini rampung sejak dari tahap konsep, rekaman sampai mixing mastering? Apa single pertama?

Ini proses terlama dalam sejarah produksi album Endank Soekamti. Biasanya 1 bulan jadi, ini sampe mundur 6 bulan. Itu semua dikarenakan jarak & waktu dari keseluruhan kolaborator. Sebenernya di era digital ini kita bisa kirim-kiriman data. Tapi emang dari awal kita berkomitmen untuk harus sekaligus bersilahturahmi dan memfilmkan semuanya. Jadi total produksi sampe kelar kurang lebih digarap pelan-pelan selama 6 bulan.

Single pertama LUAR BIASA feat Kemal Palevi sudah kita lempar free via web dengan sistem yang aku jelaskan di bawah (nomor 10), kita menyebutnya sebagai teaser album Kolaborasi. Single yang sebenarnya secara official akan kita rilis ke 400 radio di seluruh Indonesia seminggu setelah album ini rilis adalah Benci Untuk Mencinta with Naif.

7) Sudah rahasia umum kalo membuat album kategori various artist berbeda label rekaman itu sangat sulit secara teknis, bagaimana kalian mengatasi hal ini?

Mungkin sulit itu karena dipikir, sedangkan yang kami pikirkan cuma goalnya aja, selebihnya kita lakukan yang harus dilakukan.

8) Apa kompensasi yang kalian tawarkan kepada para artis yang terlibat dalam proyek ini?

Tidak lain tidak bukan hanyalah mimpi untuk melahirkan sesuatu yang baru.

9) Beberapa nama artis di sini sudah sangat dikenal, tapi ada beberapa nama juga yang kurang dikenal seperti Jarwo Syubidu, Tom Kill Jerry, Kemal Palevi, bisa dijelaskan siapa saja mereka?

Kita punya mimpi berkolaborasi dengan band-band besar, berarti sebaliknya di luar sana juga pasti ada juga yang pengen kolaborasi dengan kita. Selain itu juga sudah seharusnya setelah kita diberi kesempatan berkolaborasi dengan yang besar-besar, gantian kita memberi kesempatan kepada teman-teman yang lain untuk bisa unjuk gigi dan berkolaborasi dengan Endank Soekamti

Maka kami membuka kesempatan buat teman-teman yang tertarik untuk mengirimkan demo.

Dan benar, akhirnnya kami harus menyeleksi 400 band. Kami pilih TomKillJerry, band Jakarta, karena selain kami suka lagunya, kami juga memilih band yang bener-bener niat, bukan sekedar project dengan melihat keaktifan mereka di dunia maya.

Kemal Palevi adalah seorang Kamtis Family yang dulu bukan siapa-siapa dan sekarang ngetop dengan prestasinya. Kita berharap kolaborasi dengan lagu baru Endank Soekamti LUAR BIASA yang bertemakan from zero to hero bisa menjadi sesuatu yang bisa memotivasi teman-teman Kamtis lainnya.

Jarwo Syubidu adalah satu-satunya kolaborator Endank Soekamti yang bukan manusia, Jarwo Syubidu adalah salah satu karakter tokoh animasi film serial lokal karya anak-anak muda kreatif Indonesia “ADIT SOPO JARWO” yang ratingnya naik menggantikan Upin Ipin. Lagu Syubidu’ ini adalah lagu baru Endank Soekamti yang direncanakan menjadi single ke-3. Video klip on progress, menggabungkan real-shot dengan animasi. Kelak, Jarwo akan menjadi Gorilaz versi Jowo. Hohohoho

10) Selain CD, kabarnya kalian juga membuat film untuk album ini, bisa diceritakan?

Berdasarkan pengamatan, kami sudah memetakan fans menjadi 3 kategori. Masing-masing kategori fans beda daya beli, beda kefanatikan, beda misi-visi dan keperluan.

Kami berusaha memberi tawaran Album Kolaborsoe ke semua ranah itu tepat pada porsinya. Dan kami sudah membuktikan sendiri keberhasilannya di album Angka 8, dua tahun yang lalu.

1. 5000 BOXSET (Limited) : 

  • CD Audio 14 lagu album Kolaborasoe
  • DVD Film Kolaborasoe Rockumentary
  • Buku “Aku Kamtis”
  • Sertifikat kepemilikan 
  • T-shirt 
  • Cincin akik dengan ukiran Soekamti & nama & nomor seri pembeli

2. BUKU “Aku Kamtis (bundling CD Kolaborasoe) sebuah buku kumpulan dari diary of Kamtis Family yang mereka tulis sendiri. 3. Free Download Digital ContentFree download untuk beberapa lagu & content film Kolaborasoe Rockumentary yang kita potong-potong berseri. Sebenarnya juga gak semata-mata free. Kita jadikan para pendownload menjadi buzzer secara otomatis sebelum mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan system yang sudah kita atur di web. Dan semua sudah dibayar oleh sponsor .Tahun ini kita kembangkan lagi untuk Apps4. Kolaborasoe Freemium AppsBerbarengan dengan rilisnya album Kolaborasoe bersama Euforia Digital (web & apps developer yang kami dirikan sendiri)m merilis sebuah aplikasi Freemium di mana semua password/kode untuk membuka premium content beserta transaksinya hanya bisa di-generate melalui voucher Kolaborasoe yang bisa mereka dapatkan dari membeli merchandise Endank Soekamti. Voucher-voucher ini juga kita jual ke beberapa sponsor untuk gift, game & gimmick produk-produk mereka.Jadi, FILM di dalam album ini adalah bagian dari content Album Kolaborasoe agar selain mendengar karya kami, Kamtis Family juga bisa melihat proses kreatifnya. Film ini diproduksi oleh Euforia Audio Visual, PH yang kami dirikan sendiri 3 tahun yang lalu. Gimana? Semua pertanyaan kamu tentang #Kolaborasoe sudah terjawab? Jangan lupa untuk dapatkan album #Kolaborasoe secara legal dengan membeli langsung di @KamtisStore, iTunes, aplikasi Android ‘Endank Soekamti’, atau di digital store lainnya. Toss!! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *